Silaturahim DPC FKDT Kabupaten Pangandaran ke Pengurus DPAC, Pengurus Ranting, kepala dan Guru se-Kecamatan Cigugur
DPC FKDT Kabupaten Pangandaran menggelar silaturahim bersama 43 pengurus DPAC, Ranting, serta Kepala dan Guru MDT se-Kecamatan Cigugur di MDT Ula Miftahul Ulum (27/09/2026). Acara diawali diskusi interaktif mengenai 4 indikator mutu pendidikan, pembiasaan shalat, dan penguatan karakter santri. Melalui tema Transformasi Digital Diniyah, medsos didorong sebagai sarana syiar masif untuk meningkatkan dukungan publik. Sebagai aksi nyata, ditunjuk 7 admin medsos dari tiap desa se-Kecamatan Cigugur.
Transformasi Digital Diniyah dari Cigugur: Menuju MDTU yang Unggul, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan
CIGUGUR, (dpcfkdtpangandaran.or.id) — Bismillahirrahmānirrahīm. Di tengah sejuknya udara pegunungan dan kehangatan kebersamaan, semangat pergerakan pendidikan Islam bergelora dari Dusun Karanganyar, Desa Cigugur. Pada Ahad (27/09/2026), Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Kabupaten Pangandaran menggelar silaturahim strategis bersama Pengurus DPAC, Pengurus Ranting, serta para Kepala dan Guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula (MDTU) se-Kecamatan Cigugur.
Bertempat di MDT Ula Miftahul Ulum, sebanyak 43 pejuang pendidikan keagamaan berkumpul dengan satu tekad: mengokohkan fondasi mutu dan meretas jalan dakwah di era modern. Acara diawali dengan sambutan hangat serta pembukaan resmi oleh Ketua DPAC FKDT Kecamatan Cigugur, Sahili, S.Pd.I., yang menekankan pentingnya merawat ukhuwah sekaligus adaptif terhadap tuntutan zaman.
Menakar Mutu, Merawat Karakter Santri
Sesi awal kegiatan diisi dengan diskusi interaktif yang berlangsung dinamis dan penuh antusiasme. Para ustadz dan ustadzah diajak menyelami empat indikator utama peningkatan mutu pendidikan, yakni aspek Input, Proses, Output/Outcome (Hasil & Dampak), serta Tata Kelola & Akreditasi.
Pembahasan mengalir hangat saat menyoroti pentingnya pembiasaan karakter (akhlaqul karimah) para santri, khususnya dalam menegakkan shalat secara teratur dan benar sesuai kaidah fiqih. Tidak hanya itu, pembaruan kurikulum yang relevan serta strategi menjaga semangat belajar anak di tengah gempuran era modern turut menjadi perhatian utama.
Dari diskusi ini ditarik kesimpulan fundamental: peningkatan mutu madrasah diniyah bukanlah hasil instan, melainkan sebuah proses panjang yang membutuhkan konsistensi, keikhlasan, dan komitmen berkelanjutan dari tahun ke tahun.
Digitalisasi: Menjadikan Medsos Sebagai Alat Syiar Strategis
Memasuki agenda inti, DPC FKDT Kabupaten Pangandaran memaparkan program unggulan bertajuk "Transformasi Digital Diniyah: Menuju MDTU yang Unggul, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan".
Dalam pemaparannya, ditekankan bahwa media sosial saat ini tidak boleh lagi dipandang sekadar tempat menyimpan dokumentasi atau pajangan foto kegiatan. Lebih dari itu, platform digital harus difungsikan sebagai media syiar publikasi yang masif dan terstruktur untuk menonjolkan eksistensi serta peran vital MDT di tengah masyarakat.
Tujuan utama dari gerakan digitalisasi ini adalah membangun kesadaran publik. Dengan tereksposnya aktivitas dan prestasi madrasah secara berkala di ruang publik digital, diharapkan terbentuk ekosistem di sekitar lembaga yang memberikan dukungan penuh—baik secara moril maupun materil.
Langkah Konkret: Penguatan Garda Terdepan Digital Desa
Sebagai wujud aksi nyata dari komitmen tersebut, kegiatan ini langsung melahirkan langkah konkret dengan menetapkan dan mengamanahkan pimpinan media sosial tingkat desa di seluruh Kecamatan Cigugur. Para kader digital yang siap menjadi garda terdepan publikasi tersebut antara lain:
Desa Cimindi: Ustd. Lilis
Desa Campaka: Ust. Maulana
Desa Harumandala: Ust. Ijan
Desa Kertajaya: Ust. Nuryana
Desa Bunisari: Ustd. Elin
Desa Cigugur: Ust. Oman
Desa Pagerbumi: Ustd. Nurhabibah
Langkah awal ini menjadi tonggak bersejarah bagi Kecamatan Cigugur dalam mengawal benteng moral bangsa melalui sentuhan teknologi. Menutup rangkaian acara, segenap peserta memanjatkan doa agar ikhtiar ini diridhai Allah SWT, menjadikan MDTU di Kabupaten Pangandaran semakin maju, bermartabat, dan terus mencetak generasi Qur'ani yang berakhlak mulia. (Humas DPC FKDT Pangandaran)