DPC FKDT Pangandaran Gelar Pembukaan Ujian Akhir Diniyah Takmiliyah Ulya Tahun Pelajaran 2025/2026
Pangandaran (FKDT Online) – Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Kabupaten Pangandaran sukses menyelenggarakan Pembukaan Kegiatan Ujian Akhir Berstandar Nasional (UABN) Madrasah Diniyah Takmiliyah Ulya (MDTU) Tahun Pelajaran 2025/2026. Acara resmi ini bertempat di Kampus 3 MTs Negeri 1 Pangandaran pada Senin (4/5/2026).
Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran, H. Yayan Herdiana. Turut hadir dalam Pembukaan UABN MDTU ini Ketua DPC FKDT Kabupaten Pangandaran yang juga menjabat sebagai Kasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) Kemenag Pangandaran, H. Abdul Gani, jajaran pengurus DPC FKDT, para guru madrasah diniyah, orang tua/wali santri, serta seluruh santri peserta ujian.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Pangandaran, H. Yayan Herdiana, menyampaikan doa serta apresiasi mendalam atas dedikasi DPC FKDT dan jajaran ustadz/ustadzah dalam mengawal pendidikan keagamaan di Kabupaten Pangandaran.
"Saya doakan adik-adik sekalian sukses melaksanakan ujian. Bukan hanya sukses, tetapi ilmunya bermanfaat untuk keselamatan dan kebahagiaan kita semua," tutur H. Yayan di hadapan para santri.
H. Yayan juga menegaskan bahwa UABN MDTU yang diinisiasi oleh DPC FKDT ini tidak sekadar agenda tahunan rutin, melainkan momentum krusial dalam memperkuat literasi keagamaan dan pembentukan karakter santri.
"Yang paling penting hari ini kita ingin menguji perubahan fase kehidupan adik-adik sekalian yang telah lulus dari Madrasah Diniyah Takmiliyah, dari anak-anak menuju setengah dewasa," tambahnya seraya menekankan pentingnya kejujuran, kedisiplinan, dan menjauhi kecurangan selama ujian berlangsung.
UABN MDTU tahun ini menguji pemahaman santri dalam berbagai disiplin ilmu keagamaan, meliputi Fikih, Tauhid, Akhlak, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), hingga Bahasa Arab. Selain sebagai instrumen pemetaan standar kualitas pendidikan diniyah di Kabupaten Pangandaran, ujian ini menjadi sarana menjaga mata rantai (sanad) keilmuan Islam yang tersambung hingga para ulama dan Rasulullah SAW.
Melalui penataan dan pelaksanaan ujian berstandar nasional ini, DPC FKDT Kabupaten Pangandaran berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu serta kelayakan kelulusan santri. Setelah menuntaskan seluruh rangkaian ujian, para santri yang dinyatakan lulus berhak menerima ijazah resmi sebagai bukti kelulusan dari jenjang MDTU.
Penulis/Editor: Anang Asikin (Admin Web DPC FKDT Pangandaran)